Tampilkan postingan dengan label Wisata Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Kuliner. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 31 Maret 2012


Daya tarik bika ambon ada pada teksturnya yang lembut dan berpori-pori dengan aroma wangi yang khas. Tidak mudah untuk menghasilkan tekstur demikian. Tapi jangan kuatir, yang satu ini lebih praktis membuatnya dan rasanya dijamin tetap lezat menggoda.

BAHAN:
  • Kenari keping untuk taburan
ADONAN BIANG:
  • 1 sdm tepung terigu
  • 1 sdm gula pasir
  • 1 sdm ragi instan
  • 60 ml air hangat
ADONAN DASAR:
  • 400 ml santan, dari 2 butir kelapa
  • 20 lembar daun jeruk
  • 6 lembar daun pandan, potong-potong
  • 2 – 3 batang serai bagian putih, memarkan.
  • 1/2 sdt garam
  • 10 kuning telur
  • 250 gram gula pasir
  • 150 gram tepung kanji
  • 30 – 50 ml air daun suji-pandan
CARA MEMBUAT BIKA AMBON MINI:
  1. Adonan biang: Campur tepung terigu, gula pasir dan ragi instan dalam wadah. Masukkan air hangat, aduk hingga tercampur rata, biarkan selama kurang lebih 15 menit.
  2. Adonan dasar: Masukkan santan, daun jeruk, daun pandan, serai dan garam dalam panci. Masak di atas api sedang hingga menjadi areh sebanyak kurang lebih 300 ml, saring buang ampasnya, sisihkan.
  3. Kocok kuning telur bersama gula hingga berbuih dan kental, masukkan areh/santan kental, tepung kanji, adonan biang dan air daun suji-pandan. Aduk dengan menggunakan tangan, sambil adonan ditepuk-tepuk hingga terasa ringan. Sisihkan selama kurang lebih 2-3 jam hingga adonan mengembang.
  4. Panaskan oven dengan api bawah hingga mencapai suhu 250 derajat C. Olesi mangkuk cetakan bentuk oval atau bundar volume kurang lebih 60-75 ml dengan minyak goreng, panaskan dalam oven hingga mendesis bila ditetesi air. Masukkan 3-4 sdm adonan ke dalam mangkuk cetakan.
  5. Masukkan cetakan berisi adonan ke dalam oven, biarkan pintu oven sedikit terbuka. Panggang selama kurang lebih 40 menit hingga permukaan adonan berlubang-lubang, matikan api bawah. Keluarkan kue dari oven, taburi permukaannya dengan kenari, teruskan memanggang dengan api atas hingga permukaan kue kuning kecokelatan (kurang lebih 5 – 10 menit). Keluarkan kue dari oven, dinginkan, keluarkan kue dari cetakan.
Untuk sumber klik di sini

Jumat, 30 Maret 2012

Kalau anda berkesempatan datang ke kota Jambi, rasanya tidak lengkap kalau tidak mencoba menyeberangi sungai Batanghari. Sungai ini adalah yang terpanjang di pulau Sumatera. Dengan menumpang perahu motor (orang lokal menyenbutnya perahu Ketek) anda dapat menyisiri atau menyeberangi sungai tersebut. Di Jambi terdapat komplek percandian yang disebut Komplek Muara Jambi. Anda dapat datang ke lokasi dengan berkendaraan Mobil atau perahu motor. Kalau anda seorang berjiwa Petualang, pilihan perahu motor lebih tepat. Anda dapat membayangkan seolah-olah anda sedang menyusuri belantara sungai Amazon di Brazil seperti yang terdapat dalam film-film Holywood. Pastinya beda banget, tapi paling tidak air sungainya sama-sama kecoklatan dan banyak semak-semak atau perkampungan di kiri-kanan sungai. Pastikan anda menyewa perahu motor dan mulailah berlayar dari Tanggo Rajo (di depan rumah dinas Gubernur) sampai ke komplek Muara Jambi.
Puas anda ‘bertualang’ tentunya perut akan terasa keroncongan. Satu lagi kekurangan kalau anda sudah berda di kota Jambi, maka anda harus mencoba dan menikmati hidangan khas Jambi.
Setidaknya ada tiga jenis panganan yang sangat terkenal dan berbau-bau Melayu. Berikut penjelasan hidangan tersebut:
NASI GEMUK & JUS PINANG
Nasi gemuk atau nasi uduk termasuk masakan favorit di Jambi. Biasanya, nasi gemuk disantap pagi hari sebagai menu sarapan, selain lontong. Nasi ini juga bisa anda temukan di Malysia atau Singapura dengan sebutan Nasi Lemak.
Nasi gemuk dibuat dari bahan-bahan beras, santan, daun pandan, daun salam, dan daun jeruk. “Caranya, beras dicampur bumbu-bumbu yang sudah dihaluskan, diaron, lalu dikukus selama sejam,”.
Sebagai ‘teman’ nasi gemuk, cukup tambahan kerupuk, telur, kacang tanah, teri , timun, bawang goreng, dan acar. “Lalu ditambah telur rebus atau mata sapi.
Sedangkan Jus pinang, yang juga merupakan jus favorit warga Jambi yang memiliki banyak khasiatnya, di antaranya meningkatkan stamina, melancarkan peredaran darah, ketahanan tubuh, dan masuk angin.
Unntuk mendapatkan satu gelas jus pinang yang enak, bahan dasarnya adalah buah pinang segar sebanyak 4 buah. Ditambah gula merah, jahe merah, pandan, serai, cengkeh, dan kulit manis. “Semua bahan diblender jadi satu. Setelah itu siap disajikan. Agar lebih nikmat Jus Pindang bisa juga dicampur dengnan sebutir telur ayam kampung.
TEMPOYAK
Tempoyak dibuat dari durian yang ‘digosongkan.’ Daging buah durian dipisahkan dari bijinya dan disimpan dalam wadah atau toples yang ditutu rapat. Makin lama waktu penyimpanan maka rasa dan aroma tempoyak juga menjadi lebih nikmat. Proses fermentasi pada daging buah inilah yang merubah unsur-unsur kimia dan fisika pada durian. Yang paling penting pembuat tempoyak harus memilih buah durian yang berkualitas baik sebgai bahan dasar. Daya tahan tempoyak bisa tahan sampat satu tahun.
Ada beberapa menu andalan yang paling disukai, antara lain Tempoyak Gurame, Tempoyak Patin, Tempoyak Udang dan Gurame Kerutup serta Malbi (masakan daging hitam seperti rendang). “Meski berbahan dasar durian, tapi setelah diolah, rasa duriannya hanya sedikit.”
Tempoyak patin, bahannya ikan patin dengan bumbu-bumbu tempoyak, cabe rawit, cabe merah, kunyit dan sere. “Cara membuatnya, semua bumbu dihaluskan kemudian diberi air masak sampai mendidih. Setelah itu tempoyak dimasukkan dan terakhir masukkan ikan. Satu ekor ikan bisa dipotong jadi empat bagian.
SRIKAYA DAN GANDUS
Salah satu kue yang paling disuka warga Jambi adaalah kue gandus. Bahan gandus dari tepung beras, sagu,santan dan daun. Bumbunya, bawang putih dihaluskan, cabe dipotong-potong kecil dan santan diaduk. Setelah bahan dicampur lalu tambah garam. Untuk mencetaknya ada dua macam, satu cetakan bulat ada juga yang ditaruh dalam loyang dan dikukus selama 10 menit. Setelah matang, kemudian dipotong-potong. Sebelum disiapkan kue dihias dulu atasnya dengan taburan udang, ebi, ayam, daging giling atau abon ikan. Soal rasa, tak perlu ditanya. Legit dan gurih seperti bubur ayam. Legit karena ada campuran tepung beras.
Sedangkan kue Srikaya terbuat dari bahan dasar tape. Dalam pembuatannya tape dicampur dengan santan, kemudian diberi perwarna hijau sekali pengharum daun pandan. Penyedap rasa ditambahkan gula dan rempah-rempah. Kemudian semua bahan di aduk hingga rata kemudian adonan diletakan pada beberapa mangkuk daun terpisah yang terbuat dari daun pisang. Selanjutanya adonan dalam mangkuk daun pisang ini di kukus hingga matang.
Berikut tempat-tempat makan dikota Jambi
Mie Pangdam Saimen
Alamat: Jl. Raden Mataher No. 51-54 Jambi
Penjual roti bakery yang terkenal di Jambi. Trus selain bakery ada tempat makannya juga, menu unggulannya Mi Pangdam (Mie Pangsit Lada  Hitam) sama Mi Kangkung.
Pondok Pinang Sarinande
Alamat: Jl. Sultan Agung No.4 Murni, Jambi
Disini anda akan disajikan seafood atau aneka ikan dan udang seperti: Pindang Udang, Patin Tausi, Tumis Tauge Ikan Asin, Cumi Goreng Tepung
Happy Family
Alamat: Jl. Moh. Yamin No. 88 Bebak Bandung, Jambi
Ayam gulung, kangkung kriuk siram, sama ayam kampung goreng siantar.
Tempoyak Kedai Ombai
Alamat: Jl. Telanai Pura Kodya Jambi
Disini bisa anda nikmati masakan khas Jambi (termasuk Palembang) yaitu tempoyak ikan patin.
Kue Srikaya, Padamaran dan Gandus “Malvinas”
Alamat: Lorong Ikhlas Kodya Jamb
Disisni menjual aneka kue basah khas Jambi yang lezat dan murah.
Nasi Gemuk dan Jus Pinang Yusmawardi
Alamat: Jl. Jend. Sudirman Kodya Jambi
Biasanya kedai ini dibuka pada saat jam sarapan. Dan menu yang disajikan adalah nasi nasi gemuk atau dibetawi disebut nasi uduk. Minuman favoritnya adalah jus pinang.
Untuk sumber klik di Sini

Senin, 26 Maret 2012

4 tahun kuliah dan tinggal di Jakarta cukup membuat saya cukup stress karena makanannya yang tidak begitu saya suka. Beberapa hari lalu untungnya saya berkesempatan ke Bandung untuk merasakan kuliner yang agak berbeda di simpang Dago. Namun saya tidak akan membicarakan kuliner Bandung di tulisan ini. Saya, mungkin bisa dibilang orang “ndeso” karena sedari kecil sudah biasa makanan rumah dan bukan makanan siap saji sejenis pizza, ayam sang jendral, maupun bento Jepang (Tahu sendirilah merknya). Khusus untuk bento jepang, saya bahkan heran karena beberapa teman saya sangat menyukai bento Jepang ini sehingga jika acara makan bareng selalu rumah makan bento Jepang ini yang disasar. Anggapan saya selalu sama terhadap bento Jepang ini, gak enak sama sekali karena rasanya hampir sebelas duabelas dengan nugget yang bisa dibeli di Supermarket.

Jika makan di warteg (rumah makan sejuta umat di Jakarta), walaupun murah tetapi tetap saja saya tidak bisa merasakan citarasa yang saya inginkan. Hampir seluruh lauk yang disajikan berasa manis mulai dari udang, tempe, cumi, aaargh semua terasa manis dan tidak cocok dengan lidah “Bali” saya yang sudah terbiasa suka pedas. Nasi Padang bisa sedikit mengobati rasa kangen saya terhadap rasa “pedas” masakan Bali.

Berbicara tentang masakan Bali, Orang lebih mengenal Betutu yaitu masakan khas Bali yang terbuat dari Ayam dengan taburan bumbu pedas. Atau bagi yang boleh memakan Babi, nasi be guling sudah tidak asing lagi jika berkunjung ke Bali karena ini adalah andalan masakan Bali sehingga jika anda main ke Bali pasti menemui warung makan be guling yang begitu banyaknya sehingga anda akan kebingungan dalam memilih warung yang memiliki masakan nasi be guling yang anda rasa enak. Mumpung sedang ngomongin makanan, saya ingin memberitahu saja 4 jenis makanan Bali yang mungkin terlewatkan karena tidak terlalu terkenal namun jangan meremehkan kenikmatannya.

Sambel dan Jukut Undis
Saya tidak tahu apakah di daerah selain Bali mengenal sayuran bernama “Undis”, yang pasti sayuran mirip kacang polong ini sangat popular di Bali. Biasanya “Undis” dibuat dengan cara direbus dengan berbagai rempah menjadi sayur undis kuah dengan kuah yang tentunya berwarna kehitam-hitaman namun kuah inilah yang saya sangat idolakan karena aroma dan tentu rasanya. Selain itu undis bisa dibuat sambal tentunya dengan sebutan sambal undis. Yang saya sempat amati campurannya adalah cabe, terasi, undis yang masih muda (bijinya berwarna hijau), beserta beberapa rempah lainnya. Rasanya? Wow, saya bisa 4 kali makan hanya dengan menyantap sambal undis ditemani sayur undis berkuah, berbeda dengan makan bento Jepang yang sekali saja saya gak akan mau nambah lagi (kapok uang dan kapok rasa). Sayang, ketika saya berlibur di Bali, undis muda jarang ditemukan sehingga hilang juga asa saya untuk menyantap sambal undis kesukaan saya.

Sudang
Memang namanya terasa asing di telinga tapi sebenarnya yang dimaksud dengan sudang adalah ikan yang diiris tipis lalu diasinkan. Sensasinya adalah ketika sudang digoreng lalu ditemani sambal lalah (pedas) ala Bali, waw, renyahnya menandingi ayam sang jendral. Sudang adalah salah satu makanan Khas Bali yang sepengetahuan saya berasal dari Buleleng (daerah asal saya). Sama ganasnya seperti makan undis, ketika ditemani makan oleh sudang dan sambal lalah, saya bisa menghabiskan 4 sudang dalam sekali makan sampai-sampai Ibu saya kadang memarahi saya karena hanya menyisakan sedikit untuk bapak dan 2 adik saya. Ada kesukaan saya yang kata ibu membuat saya mungkin jadi orang kaya yaitu makan sudang ditemani sambal minyak(campuran minyak, garam, plus cabe). Ya memang, kalau itu saja yang saya makan tiap hari di Jakarta,  uang yang ditabung akan sangat banyak mengingat dengan 1 ayam jendral saya bisa menukarnya dengan beberapa sudang, hahaha.


Blayag
Ini adalah makanan asli dari Buleleng (lagi) tepatnya di Singaraja. Makanan ini mirip ketupat namun bumbunya bukan kacang. Saya sendiri tidak tahu apa bahan dasar dari bumbunya, saya hanya tahu blayag terdiri dari urab sayur, kacang kedelai, dan gorengan ayam yang nanti semua bahan tadi dicampur menjadi satu dengan bumbu blayag. Ketika disantap maka sensasinya benar-benar memanjakan lidah, saya terutama paling suka rasa gorengan ayam yang begitu renyah. Biasanya saya memakan gorengan ayamnya paling terakhir dan menyisakan bumbunya banyak-banyak untuk memakannya bersama gorengan tadi. Dulu ketika saya masih SD, saya sering menunggu dagang blayag keliling yang biasanya akan mampir ke rumah. Keluarga saya akan berkumpul lalu membeli blayag untuk tiap orang yang sedang ada di rumah. Sekarang dagang Blayag bisa dijumpai hampir di seluruh kota Singaraja, namun rasa blayag yang tidak akan saya lupakan adalah dagang Blayag keliling yang dulu selalu saya tunggu dan berasal dari desa Penglatan dekat rumah saya. 


Rujak Cuka
Ketika mendengar kata rujak, pikiran anda akan terbang ke irisan buah yang anda makan dengan  bumbu kacang. Tidak dengan saya, karena rujak Bali terutama rujak cuka bukan seperti yang tadi saya bilang. Semenjak di Jakarta saya baru tahu bahwa bumbu rujak yang dimaksud adalah kacang yang dicampur dengan gula aren, terasi, plus cabe. Sangat berbeda dengan rujak cuka yang saya kenal. Saya tidak begitu tahu apakah rujak cuka berasal dari Buleleng atau tidak, namun sewaktu saya memperkenalkannya kepada teman-teman saya yang berasal dari Tabanan, hampir semua tidak mengetahui rujak jenis ini dan hampir semua mengatakan rasa rujak ini “luar biasa” ketika mencobany. Rujak cuka tidaklah berbumbu kacang tetapi campuran dari terasi, cabe, cuka, gula aren, yang diulek sedimikan rupa lalu dicampur dengan berbagai macam buah seperti pepaya mengkel, ubi, jambu air, dan mentimun. Cara memotong buahnya (biasanya papaya dan ubi) tidak biasa namun dengan 2 cara yaitu “gobed” dan “cacah”. Gobed merujuk pada istilah mengiris buah sangat tipis dengan bantuan alat gobed sedangkan cacah yaitu memotongnya menjadi bentuk kubus, unik bukan? Segar dan pedas akan anda rasakan ketika memakan rujak cuka ini  karena anda merasakan cabe dan cuka dalam waktu yang bersamaan. Di dekat rumah saya terdapat dagang rujak cuka yang menurut saya menjual rujak dengan harga fantastis, hanya Rp.1000. Bento Jepang mungkin bisa ditukar 15 rujak cuka jika dilihat nilainya. Belakangan, saya menemukan makanan yang memiliki kemiripan dengan rujak cuka ini di luar pulau Bali bernama “asinan Bogor” 


Untuk masalah dimana mendapatkan makanan tersebut saya agak bingung juga mencari jawabannya karena saya sendiri sudah lama tidak di Bali sehingga banyak rumah makan baru yang tidak saya ketahui apakah makanan-makanan di atas termasuk di dalam menunya.Yang saya tahu makanan Bali akan sangat saya rindukan saat kembali merantau di NTT. Setidaknya di NTT saya tidak menemukan makanan siap saji yang kadang bikin enek, hehe.

untuk sumber lihat di sini
Setelah semarang dan surabaya…tugas bunda sampai ke kota medan, meski buat bunda ini udah yang ke-3 kalinya bertugas kesini, tapi gak salah dong mo mengulas sedikit kulinernya yang ajib ajib. Tapi hati2 yah bt yang muslim pastikan makanan kita halal disana…
1. Soto sinar pagi: jalan sei deli 2D
ini soto khas medan (18rb), agak mirip ama cotto makasar menurutku hmmm seger nikmat disantap saat panas terik komplet ama sambel kecap pedes, tambah rempeyek udang (5rb) n es jeruk (6rb). Patut dicoba

2. Mie n nasi goreng medan bukit tinggi: jalan pekantan samping novotel buka 24 jam.
Ni warung tenda baru buka abis maghrib dann begitu buka langsung ruame bok..apalagi nasi gorengnya sekali bikin segunung…ak pesen mie medan komplet ama daging semur diatasnya enyakkk parah. Per porsi cukup 12rb saja.

3. Durian ucok: pasar pringgan
Siapa yang gak kenal durian ucok di medan. Buat yg pernah ke medan gak akan melewatkannya dan harganya muraahhhh…ckup bilang pilihin durian yang pahit (istilah aroma khas medan yang endosss maknyoss) ckup 20rb dapet durian ukuran sedang yang sangat ckup buat 2 org…daannn nagih buanged loh.ada paketannya jg loh mulai 6 durian pilihan tanpa kulit masuk tupperware 150rb (sangat layak buat pecintah durian di jekardah) – paket 360rb dst

4. bolu meranti: jl. Kruing no 2k
Ini titipan hubby, saban ke medan selalu minta dibawain yang keju kebetulan lagi sejak 2 bln lalu baru dibuka cabang pertamanya dia di jl,sisingamangaraja pas depan hotel tempat ak nginep. Per box 40rb rasa keju/mocca/mix untuk yang standart
5. Bika ambon zulaikha:jl mojopahit no.62 medan
ini juga oleh2 khas medan, bedanya ak n hubby ga terlalu suka bika ambon tapi selalu mampir kesono sekedar beli markisa, terong belanda (30rb/btol), kopi medan (15rb/250gr), teri medan (25rb/bks), permen kelapa (14rb) sekalian bt oleh2 para tetangga hehe

6. Pancake medan: jl sekip no 67H
nah jujur ini kali pertama ak nyobain karena emang booming blom lama dan mihil bok. isi 10 (segede 1 daging durian) harga 70rb ajah..emak irit belinya ngeteng 2pcs 16rb yah daripada penasaran kan kan kan…ini tahan smggu di freezer karena tanpa pengawet klo di luar pendingin tahan 10-12 saja…rasanya mirip durian kw super yg dipadetin n ada kulit cakenya lebih nikmat disantap dingin.

7. teh telor alias TST: jl Puri Medan
tadinya kukira porsinya kecil eh begitu dateng mbokkk guede ajah gelasnya padahal mau dijadiin makanan pembuka, minuman ini banyak ditemui sepanjang jl. Puri Campuran teh susu telor bikin anget badan dan cocok buat begadang sambil ngobrol ngalur ngidul bareng temen2 harga 7rb

8. Rm tapsel madina buffet: jl. Yos sudarso medan
ini masakan melayu khas tapanuli selatan henyak deh bumbunyo mantaph nian ak nyobain nasi+gulai kepala ikan (23rb) ama balado belut (8rb) plus jus terong belanda (7rb)

9. Bakso daging lembu pak amat.jl ir h. Juanda 112
bakso daging ini konon paling enak se medan dan bener ajah meski ak makannya dalam kondisi kuenyang TST tetep endang sumendang loh..daging basonya n tambahan daging suwirnya mak mantaph kaleee,,,(12rb).
 
 


Untuk sumber klik di sini

Kamis, 10 November 2011

Ayam Goreng Ny. Suharti


3209527638_8b6082ea78Ayam Goreng Ny. Suharti adalah rumah makan yang menjadi salah satu tujuan kuliner yang patut untuk dicoba di jogja. Lokasinya di pertigaan babarsari di jalan raya Solo - Jogja. Rumah makan yang memiliki gambar Nyonya Suhartinya itu asli milik Ny. Suharti, restoran ayam goreng dia yang pertama di Jogja.
Selanjutnya...
 
Ayam Panggang Mbah Purwo


ayamgorengmbahpurwoAyam Panggang Mbah Purwo adalah ayam panggang langganan sosok almarhum Umar Kayam, dan sangat direkomendasikan oleh Pak Bondan Winarno dalam acaranya Wisata Kuliner. Ayam Goreng Mbah Purwo menjual ayam panggang Klatennya, ditempatkan dalam tenongan (semacam rantang besar terbuat dari kaleng).
Selanjutnya...
 
Bakso Malang Cak Masrur


logoBakso Malang Cak Masrur terkenal di Yogyakarta. Melalui motto Pilih Sendiri Baksomu, Anda bisa pilih bakso Anda sendiri.  Cobalah Anda mampir ke warung Bakso Malang Cak Masrur ini. Cak Masrur yang juga berprofesi  sebagai dokter gigi ini, khusus mendatangkan kulit pangsit dari Malang untuk mendapatkan rasa yang khas dan enak.
Selanjutnya...
 
Bale Raos, Royal Cuisine Restaurant


200803310408_Bale-Raos-1Bale Raos, Royal Cuisine Restaurant adalah salah satu dari sedikit restoran yang menyajikan masakan kesukaan Sultan Yogyakarta, dari masakan favorit Sultan Hamengkubuwono VII sampai ke Sultan Hamengkubuwono X. Semua bahan untuk masakan tersebut berasal dari ramuan-ramuan dan rempah-rempah tradisional.
Selanjutnya...
 
Bebek dan Ayam Goreng Pak Ndut


bebek-gorengBebek dan Ayam Goreng Pak Ndut ini adalah asli dari Kartasura yang membuka cabang di Yogyakarta, yang istimewa dari warung makan ini selain menu bebek dan ayam gorengnya adalah sambel korek istimewanya. Bebek dan Ayam Goreng Pak Ndut ini buka dari pukul 08.30 sampai dengan pukul 22.00. Bebek dan Ayam Goreng Pak Ndut juga bisa menerima pesanan.

Selanjutnya...
 
Bebek Goreng H. Slamet Asli


bebekBebek Goreng H. Slamet Asli yang tepatnya berada di jalan Gejayan/Affandi ini merupakan cabang dari Bebek goreng Pak Slamet asli Kartosuro yang beralamat di Sedahromo Lor RT.01/RW.07, Kartasuro, Sukoharjo, Jawa Tengah. Tekstur bebek goreng yang menjadi menu utama disini sangatlah empuk sekali, sekali digigit langsung hancur didalam mulut Anda.
Selanjutnya...
 
Depot Kluwak


depotrawon1Depot Kluwak menyediakan makanan Jawa dengan yang resepnya sudah turun temurun, menu makanan yang harus Anda coba tentu adalah Nasi Rawonnya, karena rasanya enak dan harum. Menu selain nasi rawon, antara lain: Nasi Brongkos, Terik Daging, dan Salad Solo.
Selanjutnya...
 
Gudeg Pawon


2626852260_ca7b621613Gudeg Pawon ini sudah ada semenjak tahun 1952. Nama Pawon diambil dari bahasa jawa dari kata "Dapur", juga karena menu gudeg yang disajikan langsung dari dapur, tempat dimana gudegnya dimasak. Gudeg Pawon termasuk masakan gudeg kering, gudegnya berwarna coklat kemerahan karena disiram areh (santan kental yang sudah dibumbui).
Selanjutnya...
 
Gudeg Yu Djum


gudeg2ou8Gudeg Yu Djum yang terletak di Jalan Kaliurang ini, sangat terkenal di Yogyakarta. Gudeg Yu Djum disajikan dengan porsi besek ataupun kendil. Sedangkan isi dari Gudeg Yu Djum sendiri adalah Gudeg manis, Krecek, Daging Ayam Bacem, dan Telur. Anda juga dapat memilih sendiri sesuai dengan porsi Anda.
Selanjutnya...
 
Hotaru Japanese Resto


hotaruHotaru Japanese Resto merupakan rumah makan khusus masakan Jepang.  Resto yang memiliki motto Tempat Kumpul keluarga dan Komunitas Jepang ini menyediakan aneka masakan Jepang yang dapat menggoyang lidah Anda seperti Cali Maki, katsu Beef, Yakiniku Beef, Miso / Shoyu Ramen, dll.
Selanjutnya...
 
Iga Bakar Warung


igabakarwarung1Iga Bakar Warung menyediakan menu iga bakar seperti iga bakar pedas, iga bakar madu, iga bakar barbeque, iga bakar garlic, dan iga bakar lada hitam. Selain menu iga bakar, Iga Bakar Warung juga menyediakan menu sup, yaitu sup  konro, sup iga, dan sup urat.
Selanjutnya...
 
Nanamia Pizzeria


nanamia_optNanamia Pizzeria - Tradisional Pizza for Modern Pizza, pertama kali Anda mendengar namanya terdengar aneh karena sesuatu yang identik dengan pizza adalah mamamia, bukanlah nanamia. Tenang saja, nanamia merupakan suatu nama yang sedikit diplesetkan saja, karena nanamia merupakan penggabungan kalimat mamamia dengan nana. Nana? Nana ini adalah pemilik nama restoran Nanamia Pizzeria.
Selanjutnya...
 
Papa Rons Pizza


logoPapa Rons Pizza pertama kali diperkenalkan pertama kali di Jakarta Fair, 2000 dibawah manajemen PT. Setiamandiri Mitratama Tbk. Pada awal 2000, Papa Rons Pizza memulai memperluas bisnisnya secara terbuka dengan sistem franchise di beberapa kota di Indonesia. Melihat berkembang cepatnya franchise Papa Rons Pizza, PT. Setiamandiri merubah namanya menjadi PT. Eatertainment International Tbk. dengan anggapan dapat bersaing di pasar global.
Selanjutnya...
 
Peppermint Ice Cream Cafe


PeppermintPeppermint Ice Cream Cafe adalah kafe yang menyediakan menu utama beberapa macam ice cream, selain itu kafe ini juga menyediakan menu antara lain seperti: Hot Dog, Burger, Fried Fries, dan lainnya.
Selanjutnya...
 
Pondok Cabe


pondokcabePondok Cabe ini menyajikan menu dengan 12 macam pilihan sambal yang tentunya sangat patut untuk Anda coba, khususnya bagi Anda penikmat kuliner dengan rasa sangat pedas. Pondok Cabe mempunyai dengan konsep pilih sendiri sambalmu seperti Warung SS, dan pilihan sambalnya sama banyaknya dengan SS, tempatnya sangat nyaman dan harganya cukup murah.
Selanjutnya...
 
Restoran Sekar Kedhaton


sekarkedhaton1Restoran Sekar Kedhaton adalah restoran yang terletak di kota bersejarah Kotagede Yogyakarta yang memiliki tempat yang sangat unik. Di  Restoran Sekar Kedhaton ini, tamu tidak hanya dapat menikmati menu makanan terbaik tapi juga dapat menemukan kemewahan dan kenyamanan suasana dengan sentuhan-sentuhan  dekorasi etnik Jawa yang kental.
Selanjutnya...
 
Rumah Makan Mang Engking


dsc021381_optRumah Makan Mang Engking ini semula adalah sebuah tempat untuk budidaya udang galah yang dirintis oleh dua orang yang berasal dari Sunda, yaitu Engking Sodikin dan Pak Ade. Sambil mengajari warga sekitar tentang budidaya udang galah, keduanya kemudian membuka sebuah warung yang kemudian berkembang dan menjadi Rumah Makan Mang Engking.
Selanjutnya...
 
Rumah Makan Muara Kapuas - Spesial Ikan dan Ayam Bakar


Rumah Makan Muara Kapuas - Spesial Ikan dan Ayam Bakar adalah rumah makan dengan spesialis ikan dan ayam bakar. Salah satu menu makanan yang direkomendasikan adalah ingkung ayam, nila goreng, gurame bakar asam manis, wader goreng, beraneka macam sambal, cha kangkung.

Guramibakar_opt  ChaKangkung_opt  IngkungAyamMedium_opt  NilagorengMedium_opt
Selanjutnya...
 
Sop Kaki Kambing Pak Udin


sopkakikambingpakudinSop Kaki Kambing Pak Udin memang sangat populer sekali di Jogja, setiap harinya selalu dipenuhi dengan para pelanggannya. Pada saat jam makan malam kadang-kadang Anda harus bersabar untuk mendapatkan tempat duduk, karena sangat ramainya pengunjung.
Selanjutnya...
 
Waroeng Spesial Sambal - Waroeng SS


ss_optWaroeng Spesial Sambal - Waroeng SS didirikan pada pertengahan tahun 2002 oleh Yoyok Heri Wahyono yang berada di Bulaksumur Yogyakarta dengan konsep layanan yang berbeda dengan warung atau rumah makan yang sudah ada sebelumnya.

Keunikan dari konsep yang dikembangkan pemilik ternyata mendapatkan tanggapan yang baik dari pelanggan, meliputi kelebihan Warung Spesial Sambal pada kualitas rasa sambal, ragam menu sambal yang ditawarkan, pemrosesan pesanan berdasar   made to order, dan tata-cara penyajian pesanan.
Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!